Alergi Makanan Pada Ibu Hamil

Alergi Makanan Pada Ibu Hamil

June 24, 2018 0 By admin

Kehamilan memang menjadi momen yang sangat membutuhkan kesabaran dari setiap wanita maupun setiap pria yang menjadi suami dari istri yang sedang hamil. Banyak perubahan yang akan terjadi, mulai dari perubahan fisik, mood, hingga psikologis. Termasuk dalam pola pencernaan, umumnya ibu hamil akan membutuhkan porsi makanan yang lebih besar daripada porsi biasa saat sebelum memasuki masa kehamilan. Tidak hanya itu saja, terkadang ibu hamil pun juga bisa mendapatkan  alergi makanan tertentu, meskipun sebelum hamil dirinya tidak pernah memiliki alergi terhadap jenis makanan apapun. Hal ini bisa menjadi hal yang sering terjadi karena seorang wanita ketika mengalami masa kehamilan tentu memiliki sensivitas yang lebih tinggi daripada sebelumnya, dan sifat sensitif ini bisa terjadi dalam pola makan. Hal yang kerap dipertanyakan adalah apakah ibu yang memiliki alergi tertentu pada makanan bisa menyebabkan bahaya pada janin atau bayi yang sedang dikandungnya, dan jawabannya adalah bayi bisa saja terpengaruh dengan alergi yang didapatkan oleh ibu selama masa kehamilan tetapi satu keadaan tentu berbeda dengan keadaan yang lain, seperti halnya kehamilan satu orang tentu berbeda dengan kehamilan yang dialami oleh orang lain.

Dengan beberapa pernyataan di atas, maka penting bagi ibu hamil untuk mengetahui seperti apa gejala yang merupakan dampak dari alergi makanan, agar lebih dini dalam mendeteksi dan lebih mudah dalam menanganinya. Beberapa gejala yang bisa diperhatikan antara lain adalah seperti yang ada di bawah ini:

  1. Pernafasan yang terganggu

Terganggunya pernafasan ini bisa berupa sesak nafas, batuk, pilek, maupun gejala-gejala lain yang mirip dengan gejala flu seperti hidung tersumbat.

  1. Pencernaan yang terganggu

Pencernaan yang terganggu paling banyak dialami adalah berupa diare. Selain diare, bisa juga malah kebalikannya yang terjadi yaitu berupa kesulitan dalam buang air besar. Nyeri perut pun juga bisa menjadi salah satu klasifikasi dalam pencernaan yang terganggu.

  1. Gangguan pada kulit

Seperti reaksi alergi yang kebanyakan terjadi, ibu hamil pun juga bisa mengalami gangguan pada kulit yang disebabkan oleh alergi pada makanan tertentu, seperti terjadinya gatal-gatal di seluruh tubuh maupun hanya di bagian tertentu, ruam atau kemerahan, maupun bibir yang menjadi bengkak karena reaksi dari alergi ini.

Bila para ibu hamil bertanya-tanya apakah alergi yang dialami pada masa kehamilan hanya akan terjadi saat kehamilan saja atau akan tetap bertahan meskipun bayi sudah lahir, maka jawabannya adalah bisa di antara keduanya. Hal ini dikarenakan ada beberapa kasus alergi makanan pada saat hamil bisa sembuh ketika masa kehamilan sudah berakhir, tetapi ada pula yang bertahan walaupun sudah tidak lagi berada pada masa kehamilan. Dengan adanya pernyataan ini, maka jalan tepat yang bisa dilakukan oleh para ibu hamil yang menderita alergi terhadap makanan tertentu adalah segera memeriksakannya ke dokter agar bisa mengetahui bagaimana jenis alergi yang sedang dialaminya, apakah bisa bertahan atau akan menghilang seiring dengan berjalannya waktu tertentu.

Ketika seorang ibu hamil sudah mengetahui bahwa dirinya memiliki alergi tertentu pada makanan saat sedang dalam masa kehamilan, maka sebaiknya sudah harus benar-benar memperhatikan setiap asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh, karena kesehatan harus benar-benar terjaga dan jangan sampai bermasalah karena alergi makanan yang sedang diderita. Demikian halnya dengan gaya hidup, sebaiknya gaya hidup yang diterapkan adalah gaya hidup sederhana dan baik bagi kesehatan ibu hamil, agar kondisi yang demikian dapat mendukung tubuh dalam bertahan di tengah ancaman alergi yang bisa saja terjadi. Kondisi akan lebih aman lagi bila ibu hamil bersedia untuk rutin mengonsultasikan dirinya dan kehamilannya pada dokter, agar alergi yang dimiliki tetap bisa terkontrol dan ibu tahu persis bagaimana cara untuk mengatasi maupun mempertahankan keadaan kesehatan yang dialaminya.

Ibu hamil tentu menginginkan kesehatan bayi yang baik meskipun dirinya mengalami alergi makanan tertentu pada saat kehamilan, dan ini bisa dilakukan dengan berbagai upaya sederhana yang tidak akan membuat keadaan bayi atau kehamilan memburuk. Pertama adalah dengan menghindar diri dari asap rokok, baik dengan cara berhenti merokok aktif atau berhenti pula menjadi perokok pasif. Artinya, keluarga juga harus berperan dalam menjaga kesehatan kehamilan ibu dengan tidak merokok di lingkungan ibu berada. Selain itu, hindari pula makanan-makanan yang menjadi alergen, baik berupa makanannya secara langsung maupun berupa olahan dari makanan yang bisa menyebabkan alergi. Jangan lupa pula untuk menjaga asupan makanan dengan nutrisi dan gizi yang seimbang, agar kebutuhan dalam tubuh tetap dapat terjaga dengan baik. Dengan begiitu, maka kehamilan pun akan lebih mudah terjaga untuk tetap sehat dan lancar.